Anggapan Minum Es Saat Haid Menyebabkan Kista

Anggapan Minum Es Saat Haid Menyebabkan Kista, benarkah demikian ?

  MAri Kita Berkenalan dengan Penyakit Kista

Kista merupakan suatu organ yang membesar yang di dalamnya berisi cairan, seperti sebuah balon yang berisi air. Pada wanita, organ yang paling sering menjadi kista adalah indung telur. Tidak ada ketentuan apakah indung telur kiri atau kanan yang sering menjadi kista. Pada kebanyakan kasus kista justru tidak memerlukan operasi.

Peran Indung Telur
Setiap wanita mempunyai 2 indung telur kanan dan kiri. Ukuran normalnya sebesar biji kenari. Setiap indung telur berisi ribuan telur yang masih muda, sering disebut juga follicle. Setiap bulan follicle tersebut membesar dan satu di antaranya membesar sangat cepat dan menjadi telur yang matang. Pada peristiwa ovulasi, telur yang matang ini keluar dari indung telur dan bergerak ke rahim melalui saluran telur. Apabila sel telur yang matang ini tidak dibuahi, follicle akan mengecil dan menghilang dalam waktu 2-3 minggu dan akan terus berulang sesuai siklus haid pada seorang wanita. Jikalau ada gangguan proses siklus ini maka akan terjadi apa yang disebut kista.

Jenis Kista
Ada 4 macam kista indung telur. Kista fungsional, dermoid, cokelat (endometriosis) dan kista kelenjar (cystadenoma). Sampai saat ini masih belum diketahui bagaimana terjadinya kista. Biasanya tumbuh sangat pelan dan sering terjadi keganasan pada umur lebih 45 tahun. Dari keempat kista ini yang paling banyak dan justru sering mengecil sendiri seiring dengan membaiknya keseimbangan hormonal adalah kista fungsional.

Sebagian besar kista tanpa gejala dan diketahui secara kebetulan pada waktu periksa dokter. Menurut pengalaman, diketahuinya menderita kista indung telur biasanya sewaktu periksa check up atau sewaktu periksa karena sebab lain.

Selain itu juga dapat timbul gejala yang khas untuk kista indung telur dan sangat terkait dengan jenis kista indung telur.

- Kista Fungsional. Sering tanpa gejala. Timbul gejala rasa sakit apabila disertai komplikasi seperti terpuntir atau pecah, tetapi komplikasi ini sangat jarang. Kista fungsional ini paling sering terjadi dan sangat jarang pada dua indung telur. Ia bisa mengecil sendiri dalam waktu 1-3 bulan.

- Kista Dermoid. Kista ini terjadi karena jaringan dalam telur yang tidak dibuahi. Kemudian tumbuh menjadi beberapa jaringan seperti rambut, tulang dan lemak. Kista dapat terjadi pada dua indung telur dan biasanya tanpa gejala. Timbul gejala rasa sakit apabila kista terpuntir atau pecah.

- Kista Cokelat (endometrioma). Terjadi karena lapisan di dalam rahim (yang biasanya terkelupas sewaktu haid dan terlihat keluar dari kemaluan seperti darah), tidak terletak dalam rahim tetapi melekat pada dinding luar indung telur. Akibat peristiwa ini setiap kali haid, lapisan tersebut menghasilkan darah haid, yang akan terus menerus tertimbun dan menjadi kista. Kista ini bisa pada satu atau dua indung telur. Timbul gejala utama yaitu rasa sakit terutama sewaktu haid atau sexual intercourse.

- Kistadenoma. Berasal dari pembungkus indung telur yang tumbuh menjadi kista. Kista jenis ini juga dapat menyerang indung telur kanan dan kiri. Gejala yang timbul biasanya akibat penekanan pada bagian tubuh sekitar seperti kandung kencing sehingga dapat menyebabkan semacam ”beser”.

Apakah Bahaya?
Salah satu bahaya yang ditakuti ialah apabila kista tersebut menjadi ganas. Sekalipun tidak semua kista mudah berubah menjadi ganas. Berdasar kajian teoritik, kista fungsional yang paling sering terjadi dan sangat jarang menjadi ganas. Sebaliknya kistadenoma yang jarang terjadi tetapi mudah menjadi ganas terutama pada usia di atas 45 tahun atau kurang dari 20 tahun.

Bahaya lain dari kista adalah apabila terpuntir. Kejadian ini akan menimbulkan rasa sakit yang sangat dan memerlukan tindakan darurat untuk mencegah kista jangan sampai pecah. Apabila kista tersebut sampai pecah bisa mengakibatkan hal-hal yang sangat berbahaya bagi penderita.

Pemicu terjadinya kista pada perempuan, salah satunya adalah makanan berlemak. Ketidakseimbangan asupan lemak dapat meningkatkan kadar hormon testosteron dalam tubuh. Akibatnya, hormon estrogen dalam tubuh tidak bisa bekerja dengan baik. Inilah yang dapat memudahkan tumbuhnya kista, miom, dan lainnya (Utami Sri Rahayu).

Gejala Kista

Penyakit kista diderita oleh kaum wanita yang sudah beranjak dewasa. Kista dapat memberikan berbagai keluhan seperti nyeri sewaktu haid, nyeri perut bagian bawah, sering merasa ingin buang air besar atau kecil, dan pada keadaan yang sudah lanjut dapat teraba benjolan pada daerah perut. Untuk jenis kista folikel, biasanya tidak memberikan rasa nyeri. Sehingga kebanyakan penderita tidak menyadarinya. Namun, jika kista pecah, misalnya saat berhubungan seksual, penderita akan merasa nyeri yang bertambah bila melakukan aktivitas fisik berat. Tidak seperti kista folikel, kista korpus luteum umumnya memberikan nyeri hanya pada satu sisi dari perut bagian bawah. Penderita juga mengalami perubahan pola haid, misalnya terlambat haid atau pendarahan diantara periode haid. Pendarahan vagina yang hebat dan tidak teratur jika berlangsung kronik dapat berakibat pada anemia. Nyeri perut yang timbul biasanya hebat dan dapat disertai mual dan muntah. Pembesaran perut juga sering terjadi pada beberapa jenis kista yang cenderung tumbuh makin besar.

Sumber Lain Mengatakan :
Hingga saat ini, kista masih menjadi misteri dalam dunia kebidanan. Pasalnya, sampai sekarang belum diketahui secara pasti faktor-faktor penyebab tumbuhnya kista dalam tubuh seorang wanita. Karena itu, cara pencegahannya pun belum terungkap secara jelas.

”Tetapi dalam literatur ada yang menyebutkan penyebab kista ovarium karena gagalnya sel telur (folikel) berovulasi.”

Seperti diketahui, lanjut Hardi, dalam siklus reproduksinya, satu sel telur dalam ovarium wanita setiap bulan akan mengalami ovulasi. Yakni, keluarnya inti sel telur dari folikel untuk kemudian ditangkap serabut fimbria dan ditempatkan di saluran ovarium (tuba falopii), dan siap dibuahi jika bertemu sperma. Sedang folikel yang sudah kehilangan inti sel telur disebutcorpus luteum, secara normal akan mengalami degenerasi hilang diserap tubuh.

Namun, adakalanya proses keluarnya inti sel telur dari dalam folikel gagal terjadi. Sel telur yang gagal berovulasi tersebut lama-kelamaan bisa berubah menjadi kista. Selain itu, dapat pula terjadi kegagalan penyerapan corpus luteum oleh tubuh. Hal ini pun berpotensi menyebabkan kista.

Selain berasal dari kelainan pada sel telur (folikel), jelas Hardi, kista di ovarium juga bisa tumbuh begitu saja. Kista semacam itu disebut kista cokelat karena terdiri atas selaput berisi darah kental atau sering disebut endometriosis.

Jadi Kesimpulannya air dingin tidak memiliki efek saat haid. Terutama efek menghambat aliran darah. Ada dua hal yang perlu dicermati bahwa berita/sms itu menyatukan dua sistem tubuh yang berbeda. Sistem reproduksi manusia tidak ada kaitannya dengan sistem pencernaan. Kedua proses itu terpisah dan tidak saling mempengaruhi secara langsung. Setelah memasuki saluran pemcernaan paling awal (mulut), maka suhu asupan (makanan/minuman) akan segera mengalami penyesuaian berdasarkan suhu tubuh. Secara medis tidak benar bahwa proses pembekuan darah menstruasi dapat terjadi hanya karena suhu air dingin yang kita minum. Yang mempengaruhi haid adalah hormon estrogen.
Selain itu, kebiasaan minum air dingin memang sebaiknya dihentikan karena tubuh kita sebenarnya tidak terlalu memerlukan air dingin. Dengan minum air bersuhu biasa / suam-suam kuku akan membantu tubuh kita dalam melakukan aktifitas pencernaan yang membutuhkan suhu hangat. Minum air dingin setelah makan dapat membuat lemak menempel di usus yang mengakibatkan kerja sistem pencernaan yang kurang sempurna. Akibat dari penempelan lemak terus menerus akan menyebabkan tubuh gemuk penuh lemak dan penyempitan pembuluh darah yang mengakibatkan penyakit jantung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: